Ronggo juga menceritakan sejumlah pengalaman yang dialaminya selama penahanan. Ia mengaku mendapat tekanan fisik maupun mental.
Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk Palestina.
Kini, Ronggo bersyukur dapat kembali ke Tanah Air dan berkumpul bersama keluarga.
Ia juga mengaku bangga dapat ikut menyuarakan dukungan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.
“Hanan juga pasti bangga,” ucapnya.(*)