Kamis, 4 Juni 2026

Ketua Fraksi NasDem DPRK Aceh Selatan Puji Semua Civitas MUQAS

Photo Author
Baihaki, Hukumtoday.com
- Selasa, 26 Mei 2026 | 16:44 WIB
Ketua Fraksi NasDem dan Anggota Komisi IV DPRK Aceh Selatan, Novi Rosmita. (Baihaki)
Ketua Fraksi NasDem dan Anggota Komisi IV DPRK Aceh Selatan, Novi Rosmita. (Baihaki)

TAPAKTUAN - Ketua Fraksi Partai NasDem DPRK Aceh Selatan, Novi Rosmita, memuji capaian Madrasah Ulumul Qur’an Aceh Selatan (MUQAS) yang dinilai mampu mencetak prestasi hingga tingkat internasional meski dengan keterbatasan fasilitas pendidikan.

Pujian itu disampaikan Novi saat menghadiri tasyakuran khatam Al-Qur’an 19 santri MUQAS di Masjid Agung Istiqamah Tapaktuan beberapa hari lalu. Dalam kegiatan tersebut, Novi turut mengikuti prosesi peusijuk terhadap para santri hafiz dan hafizah.

“Alhamdulillah, pihak pesantren telah mendidik dan membimbing para santri hingga berhasil melahirkan 19 santri yang khatam Al-Qur’an. Bahkan ada yang mampu menyelesaikan hafalan dalam waktu satu tahun delapan bulan,” kata Novi, Selasa (26/5/2026).

Anggota Komisi IV DPRK Aceh Selatan itu menyebut capaian tersebut menjadi prestasi luar biasa, terlebih para santri belajar di tengah keterbatasan sarana pendidikan dan minimnya tenaga pengajar di lingkungan pesantren.

Menurutnya, kegigihan pimpinan dan guru MUQAS menjadi motivasi besar bagi para santri untuk terus semangat menuntut ilmu dan menghafal Al-Qur’an.

Novi juga menyoroti keberhasilan dua alumni MUQAS yang berhasil memperoleh beasiswa luar negeri.

“Ada alumni MUQAS yang lulus LPDP ke Liverpool University di Inggris dan ada juga yang mendapat beasiswa PBNU ke Maroko. Ini bukti nyata kualitas pendidikan di MUQAS,” ujarnya.

Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti keseriusan seluruh elemen MUQAS dalam memajukan pendidikan Islam di Aceh Selatan.

Sementara itu, Ketua Komite MUQAS, Khaidir, mengatakan fasilitas pendidikan di pesantren tersebut masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Menurutnya, peningkatan sarana dan prasarana penting dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap prestasi yang telah diraih para santri.

“Kami bangga melihat anak-anak menjadi generasi yang dekat dengan Al-Qur’an dan memiliki akhlak Islami,” kata Khaidir.

Ia berharap pemerintah dapat membantu peningkatan fasilitas belajar, kesejahteraan tenaga pengajar, hingga penambahan penjaga asrama yang dinilai masih kurang dibanding jumlah santri.

Tgk Muhammad Ridho Agung, Direktur MUQ Aceh Selatan. (Baihaki)

Di sisi lain, Direktur MUQAS, Muhammad Ridho Agung, mengaku bersyukur atas capaian para santri yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.

Halaman:

Editor: M Taufik Zass

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X