Saat ini, kata Anton, pihak keluarga sedang menempuh jalur hukum dan pengaduan resmi guna mencari keadilan.
"Kami bukan keluarga kaya atau punya kekuasaan. Kami hanya keluarga petani yang sedang berusaha mencari keadilan," tulisnya.
Ia juga menyebut keluarga telah menyampaikan pengaduan dan permohonan pengawasan kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) terkait penanganan perkara tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait detail perkara maupun dasar penetapan tersangka terhadap ayah Anton.(*)