kriminal

Ayah di Padang Diduga Aniaya Anak 2 Tahun, Polisi Temukan Luka Siraman Air Panas dan Bekas Gigitan

Senin, 18 Mei 2026 | 11:16 WIB
Kasus penganiayaan balita berusia 2 tahun di Padang yang diduga dilakukan ayah kandung dan temuan panci sebagai barang bukti. (Instagram/ghifariiman)

SUMATERA BARAT - Seorang balita berusia dua tahun di kawasan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah kandungnya sendiri.

Kasus tersebut terungkap setelah warga melaporkan kondisi korban kepada pihak kepolisian. Balita laki-laki itu diketahui mengalami sejumlah luka di tubuhnya dan kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Padang.

Perwira Samapta I Polresta Padang, Ipda Ghifari Iman Sanika, mengatakan laporan awal diterima dari tetangga korban yang merasa prihatin dengan kondisi anak tersebut.

“Ada anak umur dua tahun yang diduga mengalami penganiayaan. Yang mengantar ke rumah sakit adalah tetangganya sendiri,” kata Ghifari, Senin (18/5/2026).

Menurut Ghifari, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Polisi menemukan adanya bekas siraman air panas, luka lebam, serta bekas gigitan.

Baca Juga: Kemenkum Sumut Perkuat Profesionalisme Perancang Regulasi dan Arsiparis Lewat Uji Kompetensi

“Ketika korban diperiksa, terlihat luka pada kaki akibat air panas. Saat bajunya dibuka, ditemukan juga bekas gigitan dan luka lebam di beberapa bagian tubuh,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, polisi langsung mendatangi rumah korban dan mengamankan terduga pelaku berinisial RD (29), yang merupakan ayah kandung korban.

“Pelaku diamankan saat berada di rumah. Tidak ada perlawanan ketika proses penangkapan berlangsung,” kata Ghifari.

Polisi juga melakukan pencarian barang bukti yang diduga digunakan dalam tindak kekerasan tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sebuah panci di area dapur rumah terduga pelaku.

“Saat diminta menunjukkan barang yang digunakan, pelaku mengarahkan petugas ke dapur dan ditemukan panci yang digunakan untuk memasak air,” ujarnya.

Baca Juga: Tanah Dikuasai Bertahun-tahun, Tiba-Tiba Ada Orang Lain Mengaku Punya Sertifikat. Apa Langkah Hukumnya?

Selain itu, polisi menyebut ibu korban juga diduga mengalami kekerasan dan intimidasi sehingga tidak berani menyampaikan kejadian yang dialami kepada warga sekitar.

Saat ini, penyidik Polresta Padang masih mendalami kasus tersebut, termasuk motif dan kronologi lengkap dugaan penganiayaan terhadap balita itu.

Halaman:

Terkini