"Ini adalah another level kalau berkaitan dengan makan di restoran dan tidak mau membayar," tulis Pandji.
Sejumlah warganet lainnya juga memberikan komentar serupa. Bahkan, beberapa pengguna media sosial terlihat menandai akun Kantor Imigrasi Jakarta Pusat dan Direktorat Jenderal Imigrasi.
Hingga Senin (1/6/2026), belum ada keterangan resmi dari pria yang ada dalam video maupun pihak berwenang terkait peristiwa tersebut.
Kebenaran narasi yang beredar di media sosial juga belum dapat diverifikasi secara independen.(*)