“Mereka merasa takut karena diduga ada ancaman dan intimidasi apabila melapor,” tambahnya.
Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku dan mendalami kemungkinan adanya korban tambahan.
Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum pimpinan ponpes tersebut menjadi perhatian publik setelah videonya tersebar luas di media sosial.
Baca Juga: Pajak Royalti Penulis Dipangkas Jadi 1,5 Persen, ICCN: Angin Segar bagi Industri Penerbitan
Polisi mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban untuk segera melapor guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.(*)