pengadilan

Pembinaan Barbershop di Rutan Kraksaan Jadi Bekal Kerja Warga Binaan

Jumat, 22 Mei 2026 | 19:20 WIB
Warga binaan Rutan Kelas IIB Kraksaan saat mengikuti program pembinaan kemandirian barbershop di lingkungan rutan, Jumat (22/5/2026). (Foto Humas Rutan Kelas IIB Kraksaan)

KRAKSAAN - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus mendorong peningkatan keterampilan dan produktivitas warga binaan melalui program pembinaan kerja.

Salah satu program yang mendapat perhatian yakni kegiatan barbershop yang dikelola warga binaan, Jumat (22/5/2026).

Melalui program tersebut, warga binaan yang terlibat tidak hanya mendapatkan pelatihan keterampilan, tetapi juga memperoleh premi sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan hasil kerja mereka.

Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, mengatakan pemberian premi merupakan bentuk penghargaan terhadap semangat dan dedikasi warga binaan dalam mengikuti program pembinaan kemandirian.

“Premi yang diberikan bukan hanya soal nominal, tetapi sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan keterampilan yang mereka kembangkan. Kami ingin warga binaan memiliki motivasi untuk terus belajar dan mempersiapkan diri agar mandiri setelah pulang nanti,” ujar Galih.

Sementara itu, Kasubsie Pelayanan Tahanan, M. Yasin, menyebut program pembinaan barbershop memberikan dampak positif terhadap pembentukan mental dan kesiapan sosial warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.

“Kegiatan ini melatih kedisiplinan, ketelitian, serta etika pelayanan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal usaha atau pekerjaan ketika kembali ke masyarakat,” katanya.

Menurutnya, program pembinaan kemandirian menjadi salah satu upaya pemasyarakatan dalam membentuk warga binaan yang produktif dan memiliki keterampilan kerja.

Melalui program tersebut, warga binaan diharapkan mampu membangun rasa percaya diri, memiliki semangat bekerja secara halal, serta siap berkontribusi positif setelah menyelesaikan masa pidana.

Rutan Kraksaan juga berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan keterampilan agar semakin banyak warga binaan yang memiliki bekal usaha dan kemampuan kerja mandiri usai bebas nanti.(*)

Terkini