politik-kebijakan

Himapol USK dan JASA Aceh Besar Hidupkan Kembali Semangat Juang Tuanku Panglima Polem IX

Rabu, 3 Juni 2026 | 19:21 WIB
Ketua Commando Independen Bustamam memberi santunan anak yatim-piatu di kegiatan Baksos Himapol USK Dan Jasa DPW Aceh Besar. (Foto Ist)

Peserta juga melaksanakan bhakti sosial dengan membersihkan area kompleks makam Tuanku Panglima Polem IX beserta lingkungan sekitarnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga situs sejarah sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

Selanjutnya, panitia dan peserta melakukan penanaman pohon di sekitar kawasan makam.

Penanaman pohon dimaknai sebagai simbol keberlanjutan perjuangan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Baca Juga: Kapolres Aceh Selatan Ajak Warga Cegah Karhutla, Ingatkan Ancaman Pidana bagi Pembakar Lahan

Suasana khidmat terlihat saat zikir, tahlil, dan doa bersama digelar di kawasan makam. Doa dipanjatkan untuk mengenang jasa dan perjuangan Tuanku Panglima Polem IX bagi bangsa dan negara.

Pada kesempatan yang sama, doa juga dipanjatkan untuk para syuhada dari keluarga kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang gugur selama konflik Aceh.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Himapol USK dan DPW JASA Aceh Besar turut menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim dari keluarga besar JASA Aceh Besar.

Santunan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka sekaligus mempererat hubungan sosial antara organisasi dan masyarakat.

Ketua Umum DPW JASA Aceh Besar, Raissul Akram Marzuki, menegaskan bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus terus dirawat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: DPR Kebut Finalisasi UU P2SK, Dasco: Cegah Kekosongan Hukum Pascapembentukan Danantara

"Revitalisasi nilai kepahlawanan tidak hanya dilakukan dengan mengenang sejarah, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial, pendidikan, dan penguatan nilai kebersamaan di tengah masyarakat," ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan kenduri kuah beulangong yang diikuti seluruh peserta dan masyarakat setempat.

Tradisi makan bersama tersebut menjadi simbol persaudaraan, kekompakan, dan semangat gotong royong yang telah lama hidup dalam budaya masyarakat Aceh.

Melalui kegiatan itu, Himapol USK dan DPW JASA Aceh Besar berharap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Tuanku Panglima Polem IX terus hidup dan menjadi pedoman bagi generasi muda dalam membangun Aceh yang berkarakter, berdaya saing, serta tetap berakar pada sejarah dan jati dirinya.(*)

Halaman:

Terkini